Jin Lapangan Golf*

Sepasang suami istri muda sedang main golf di sebuah padang golf eksotis
di Irak.
“Pa, kalau bisa pukul langsung sampai ke putting ground, aku kasih BJ
deh,” kata istrinya.
“Kalau bisa hole in one?” balas suaminya genit.
“Ya kita ML di situ…” balas istrinya, sambil mengundang birahi.
Dengan tantangan semacam itu, suaminya memukul dengan penuh semangat dan
ternyata bola melambung jauh sekali MELENCENG masuk ke jendela sebuah
rumah mewah yang terletak disebelah fairway.
Mereka lalu ke rumah itu untuk mengambil bola. Setelah beberapa saat
mengetuk pintu, tidak ada yang membuka, si istri memberanikan mencoba
membuka pintu ternyata tidak terkunci. Dan memang, rumah itu kosong tidak
berpenghuni.
Segera mereka bergegas ke lantai dua dan mencari ruangan yang menghadap
ke fairway lapangan golf. Setelah membuka beberapa ruangan, di ruangan
terakhir yang mereka masuk, ada seorang pria dengan kumis dan jenggot
lebat memakai piyama sedang berdiri. Dia memperhatikan sebuah vas bunga
antik yang pecah berkeping-keping di lantai dan agak jauh di sudut ruangan
tergeletaklah sebuah bola golf.
Si suami bertanya “Maaf, apakah Anda pemilik rumah ini?”
Pria itu menjawab, “Saya jin yang telah ribuan tahun berada di dalam vas
itu, bola golf Tuan telah memecahkan vas itu dan membebaskan saya. Tuan
sekarang menjadi majikan saya. Dan silakan tuan memberi saya tiga
permintaan. Tapi, karena saya sudah ribuan tahun di dalam vas, maka
permintaan Tuan lebih baik bukan yang jenis langsung tampak sekejap mata,
tetapi bisa Tuan lihat secara berangsur-angsur. “
Si suami jadi bersemangat, “Wah, boleh juga nih. Kalau tiga permintaan,
bisa nggak saya minta agar dibuatkan Rekening bank di Swiss?”
“Terkabul,” kata si Jin
Lalu, “Bisakah tiap bulan ada setoran Rp 10 milyar ke rekening saya itu?”
“Terkabul,” kata Jin
“Permintaan terakhir, saya ingin permainan golf saya jadi jago banget
bisa mengalahkan Tiger Woods.”
“Terkabul, secara berangsur-angsur dalam beberapa bulan,” kata Jin.
Si Jin lalu melanjutkan, “Nah, Tuan tinggal pulang dan menunggu saja,
nanti pasti semua bakal terjadi. Cuma ada satu hal nih. Saya kan Jin sudah
ribuan tahun di dalam vas. Perlu ada penyaluran nih. Saya cuma punya satu
permintaan aja: Boleh nggak saya pinjam istri Tuan selama 3 jam untuk
menyalurkan kebutuhan saya? Ini juga biar permintaan-perminta an Tuan tadi
lebih lancar terkabulnya. “
Si suami lalu memandang istrinya.
“Ma, kamu mau kan?” kata suaminya.
Istrinya, melihat postur jin yang sekalipun cuma berbalut piyama sutra,
memperlihatkan perut sedikit gendut tapi masih cukup atletis, mengiyakan
saja, demi suami tercinta dan rekening bank.
Lalu si suami pergi ke country club untuk menunggu dan si Jin membopong
si istri masuk ke sebuah kamar.
Selama 3 jam Jin dan si istri melakukan pertempuran yang luar biasa yang
belum pernah dirasakan sebelumya oleh si istri sehingga ketika waktu
hampir berakhir, si istri masih merem melek keenakan.
Si Jin, lalu berbisik di telinga si istri, “Boleh nggak aku bilang
sesuatu?”
“Apa yayang Jin? kamu minta lagi? Boleh kok…”
“Bukan aku cuma mau bilang: Kalian ini masih muda sekali dan lugu. Harus
banyak belajar untuk hidup di dunia ini.”
“Ah, kami sudah cukup dewasa kok, buktinya kita kan memainkan permainan
dewasa…” jawab si Istri
“Bukan itu maksudku. Yang aku maksud adalah: NGAPAIN HARI GINI MASIH
PERCAYA SAMA JIN??? KEBANYAKAN NONTON SIARAN TV TAKHAYUL YA??? GW DI RUMAH
INI SOPIR.
(* Dari sebuah milis)

4 thoughts on “Jin Lapangan Golf*

  1. Maka jangan percaya sama jin. Mendingan percaya sama sinyo ambon. Disuruh jaga barang sangat dipercaya. Tetapi kalau disuruh jaga nona sangat bahaya.

  2. Terima kasih sudah mampir. Habis main golf makan nasi bakar. Katanya ada lagi nasi pasir. Kalau ada dan enak ingin coba. Kita kan cari yang enak-enak heheee.
    Omong punya omong tulisan-tulisanmu memberi inspirasi dan imaginatif.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s