<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>SegoKoecing</title>
	<atom:link href="http://segokoecing.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://segokoecing.wordpress.com</link>
	<description>Berbagi hati, berolah kata, berpikir sederhana</description>
	<lastBuildDate>Sun, 16 Aug 2009 18:12:58 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='segokoecing.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/b84c7d93a59e675cc7aa0b12ba82e403?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>SegoKoecing</title>
		<link>http://segokoecing.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Osteoporosis Nasionalisme?: Sebuah Renungan Hari Kemerdekaan</title>
		<link>http://segokoecing.wordpress.com/2009/08/16/osteoporosis-nasionalisme-sebuah-renungan-hari-kemerdekaan/</link>
		<comments>http://segokoecing.wordpress.com/2009/08/16/osteoporosis-nasionalisme-sebuah-renungan-hari-kemerdekaan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2009 18:12:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>segokoecing</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Kemerdekaan]]></category>
		<category><![CDATA[nasionalisme]]></category>
		<category><![CDATA[osteoporosis]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://segokoecing.wordpress.com/?p=160</guid>
		<description><![CDATA[Seorang teman memberi komentar di status FB yang baru saja saya tulis. Bukan kebetulan ketika saya memasang status &#8220;Bagaimanapun kau tetap INDONESIAKU&#8230;&#8221;. Mencoba memberi sedikit sentuhan pada Hari Kemerdekaan esok. Teman saya ini memberi komentar, &#8220;Cegah osteopososis of nasionalism, Pak&#8221;. Rasanya sedikit geli ketika ia menggunakan kata osteoposis demi untuk mengungkapkan kekeroposan nasionalisme yang (menurut [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=segokoecing.wordpress.com&blog=1755118&post=160&subd=segokoecing&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Seorang teman memberi komentar di status FB yang baru saja saya tulis. Bukan kebetulan ketika saya memasang status &#8220;Bagaimanapun kau tetap INDONESIAKU&#8230;&#8221;. Mencoba memberi sedikit sentuhan pada Hari Kemerdekaan esok. Teman saya ini memberi komentar, &#8220;Cegah osteopososis of nasionalism, Pak&#8221;. Rasanya sedikit geli ketika ia menggunakan kata osteoposis demi untuk mengungkapkan kekeroposan nasionalisme yang (menurut dia) memulai memudar.</p>
<p>Tapi benarkah nasionalisme telah mengalami osteoporosis atau mengeropos? Apakah ukuran sebenarnya nasionalisme dinilai sebagai tinggi, sedang-sedang saja, rendah atau bahkan tidak ada sama sekali? </p>
<p>Sangat mungkin jika nasionalisme setiap orang berbeda-beda. Wajar. Menurut saya, nasionanlisme tidak berbeda dengan ungkapan afektif seseorang terhadap sesuatu, dalam hal ini adalah sebuah negara. Ketika sebuah perasaan dipertanyakan ukurannya, maka hanyalah jawaban kualitatif yang akan muncul atau jika kuantitatif yang hadir, maka jawabannya akan sangat diragukan keakuratannya. Senada dengan sebuah pertanyaan seorang gadis terhadap pacar barunya, &#8220;Sebesar apakah cintamu padaku?&#8221;. Maka si pria ini akan dengan gagah menjawab, &#8220;Sebesar Gunung Merbabu, seluas 7 lautan&#8230;. (busyeet&#8230; he..he&#8230;lebay abiss&#8230;omong2 berapa cewek yang udah kena tipu Bang???)</p>
<p>Namun ada yang juga yang berpendapat bahwa nasionalisme bisa diukur dari seberapa lantang dia menyanyikan Lagu Kebangsaan ketika mengikuti sebuah upaca bendera atau seberapa nyaring ia berteriak manakala ia menjadi sporter pertandingan olahraga antar negara. Kemudian ketika saya bertanya lebih lanjut apakah ketika seseorang  tidak pernah mengikuti upacara bendera atau menjadi sporter pertandingan nasionalismenya dipertanyakan? Dia diam cukup lama, yang kemudian saya simpulkan ia pun terjebak dalam kebingungan&#8230;..</p>
<p>Mengukur sesuatu yang sangat relatif dan uncountable (kalau boleh meminjam istilah ini), menurut saya tidaklah perlu dilakukan dengan cara-cara ekstrem nan heroik seperti yang dicontohkan di atas. Mungkin pendapat teman saya mempunyai andil dalam hal ini, namun juga kita tidak bisa mengabaikan orang yang dengan setia menunggu lampu(lalu lintas) merah berubah jadi hijau untuk menjalankan kendaraannya, atau seseorang yang dengan tulus mengulurkan sejumlah receh untuk anak yatim piatu atau anak terlantar Atau seseorang yang dengan sukarela membuang sampah di tempat sampah dan hal-hal (kecil) lainnya.</p>
<p>Pada kesimpulan saya, nasionalisme mempunyai aspek yang beragam untuk diukur. Berbagai sikap mental dan tingkah laku bisa mencerminkan nasionalisme dalam arti yang sebenarnya. Dalam kesimpulannya, nasionalisme adalah segala sikap terpuji, sekecil apaun itu, yang ditunjukkan orang demi kebaikan diri sendiri dan kehidupan bersama.Karena hal-hal kecil yang dilakukan bersama dan terus menerus akan membentuk sebuah citra positif masyarakat beradab.  Mari wujudkan nasionalisme sederhana di kehidupan sehari-hari. Kemerdekaan jadi NYATA ketika semua perilaku baik terlaksana.Dan pada akhirnya hal itu  akan mampu membawa kemajuan yang berarti bagi negara INDONESIA tercinta ini.</p>
<p>DIRGAHAYU  YANG KE -64 INDONESIAKU TERCINTA&#8230;..</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/segokoecing.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/segokoecing.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/segokoecing.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/segokoecing.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/segokoecing.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/segokoecing.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/segokoecing.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/segokoecing.wordpress.com/160/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/segokoecing.wordpress.com/160/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/segokoecing.wordpress.com/160/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=segokoecing.wordpress.com&blog=1755118&post=160&subd=segokoecing&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://segokoecing.wordpress.com/2009/08/16/osteoporosis-nasionalisme-sebuah-renungan-hari-kemerdekaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b7ee8e7e70a2049b02e964d6dd829f33?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">segokoecing</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>(Berkah) DPT yang Kacau</title>
		<link>http://segokoecing.wordpress.com/2009/04/15/berkah-dpt-yang-kacau/</link>
		<comments>http://segokoecing.wordpress.com/2009/04/15/berkah-dpt-yang-kacau/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2009 07:27:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>segokoecing</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://segokoecing.wordpress.com/?p=157</guid>
		<description><![CDATA[Maksud hati pengin golput. Golput bukan suatu pilihan karena alasan ideologis, tapi lebih karena tidak terdaftar di DPT (di daerah domisili KTP saya dibuat). Ditambah malas nyontreng juga mungkin, karena begitu tahu nama tak ada di DPT, jadi punya alasan (kuat) untuk tidak nyontreng. Saya pikir, kalo toh tidak terdaftar di pemilu legislatif tidak apa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=segokoecing.wordpress.com&blog=1755118&post=157&subd=segokoecing&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Maksud hati pengin golput. Golput bukan suatu pilihan karena alasan ideologis, tapi lebih karena tidak terdaftar di DPT (di daerah domisili KTP saya dibuat). Ditambah malas nyontreng juga mungkin, karena begitu tahu nama tak ada di DPT, jadi punya alasan (kuat) untuk tidak nyontreng. Saya pikir, kalo toh tidak terdaftar di pemilu legislatif tidak apa apa, asal nanti saat pilpres, harus sudah terdaftar. Bagi saya pilpres sudah jelas figur-figurnya. Tidak seperti caleg-caleg yang mempunyai (katanya)visi dan misi yang seragam dan penuh janji-janji yang menggelikan.</p>
<p>Suatu hari, semingguan menjelang penyontrengan, datanglah seorang petugas (kebetulan ia adalah satpam di cluster, tempat saya tinggal) membawa suarat undangan dari kelurahan untuk ikut penyontrengan. Aneh sekali pikir saya, karena saya belum punya KTP di tempat saya tinggal (saya masih menggunakan KTP yang lama dari tempat saya kontrak dulu).Saya memang belum urus pemindahan KTP karena saya baru pindah, belum genap 1 tahun. Lha kok tiba &#8211; tiba nama saya (dan istri) saya dapat undangan penyontrengan.</p>
<p>Sampai saat ini saya tidak mendapat pencerahan sama sekali tentang masalah ini. Tapi paling tidak dengan kacaunya DPT tersebut, saya jadi punya hak pilih.Jangan sampai pilpres besok, saya justru tidak ada di DPT.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/segokoecing.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/segokoecing.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/segokoecing.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/segokoecing.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/segokoecing.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/segokoecing.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/segokoecing.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/segokoecing.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/segokoecing.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/segokoecing.wordpress.com/157/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=segokoecing.wordpress.com&blog=1755118&post=157&subd=segokoecing&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://segokoecing.wordpress.com/2009/04/15/berkah-dpt-yang-kacau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b7ee8e7e70a2049b02e964d6dd829f33?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">segokoecing</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Celesta &#8211; Sebuah Makna</title>
		<link>http://segokoecing.wordpress.com/2008/11/12/celesta-sebuah-makna/</link>
		<comments>http://segokoecing.wordpress.com/2008/11/12/celesta-sebuah-makna/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2008 03:36:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>segokoecing</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[Dari Hati]]></category>
		<category><![CDATA[celesta]]></category>
		<category><![CDATA[graharaya]]></category>
		<category><![CDATA[maknakata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://segokoecing.wordpress.com/?p=151</guid>
		<description><![CDATA[Banyak orang mengerinyitkan dahi ketika mendengar kata &#8220;celesta&#8221;. Saya pun demikian, setidaknya kurang lebih 3 tahun yang lalu, waktu itu itu saya berboncengan dengan calon istri melewati sebuah perumahan di bilangan Serpong Utara yang lebih dikenal dengan Graha Raya yang sedang dibangun dan namanya adalah CELESTA. Belum terpikir sedikitpun, bahwa kami nantinya akan banyak menghabiskan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=segokoecing.wordpress.com&blog=1755118&post=151&subd=segokoecing&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Banyak orang mengerinyitkan dahi ketika mendengar kata &#8220;celesta&#8221;. Saya pun demikian, setidaknya kurang lebih 3 tahun yang lalu, waktu itu itu saya berboncengan dengan calon istri melewati sebuah perumahan di bilangan Serpong Utara yang lebih dikenal dengan Graha Raya yang sedang dibangun dan namanya adalah CELESTA. Belum terpikir sedikitpun, bahwa kami nantinya akan banyak menghabiskan waktu bersama di perumahan ini.<br />
Beberapa tahun kemudian, atau bulan Februari, ketika pertama kali masuk ke Celesta untuk cek calon rumah (yang belum tentu terbeli waktu itu), tidak terpikir bagi saya untuk mengetahui arti kata CELESTA. Toh, menurut saya, pihak pengembang bisa jadi tidak terlalu mempedulikan makna kata celesta, selain bahwa nama ini terdengar keren untuk sebuah nama <span style="font-style:italic;">cluster</span> dan cukup<span style="font-style:italic;"> marketable</span>.</p>
<p>Namun, begitu hampir 4 bulan tinggal di <span style="font-style:italic;">cluster</span> ini, <span style="font-style:italic;">pengin</span> juga mengetahui arti kata celesta. Memang <span style="font-style:italic;">sich</span>, mungkin bagi sebagian orang, nama tidak terlalu penting. Yang penting cicilan perbulan tidak naik karena suku bunga yang semakin tidak karuan karena krisis ekonomi global&#8230;<span style="font-style:italic;">he..he</span>&#8230;(semoga krisis ini tidak berlanjut lebih parah, dengan terpilihnya Obama &#8211; Lho????<img src="http://mail.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/tsmileys2/04.gif" alt="" />)&#8230;</p>
<p>Beberapa hari yang lalu saya coba <span style="font-style:italic;">surfing</span> mencari arti kata celesta. Dari Wikipedia, tersebutlah bahwa celesta merupakan jenis alat musik sejenis piano yang biasa digunakan oleh para pianis Jazz sebagai salah satu alat musik alternatif.</p>
<p>Di salah satu kalimat di artikel tersebut, juga disebutkan bahwa, kata celesta atau <span style="font-style:italic;">celeste</span> (bahasa Perancis) berarti <span style="font-style:italic;">heavinly</span> &#8211; surgawi. Ini berhubungan dengan suara yang dihasilkan dari alat musik ini yang sangat lembut. Untuk lebih lengkap mengetahui makna kata celesta silahkan klik di <a rel="nofollow" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Celesta">http://en.wikipedia.org/wiki/Celesta</a><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Celesta"><br />
</a><br />
Atau mungkin di antara Celestaers (sebutan kerennyapara penghuni <em>cluster</em> ini) yang lain atau para pembaca mempunyai pendapat lain? Silahkan <span style="font-style:italic;">share</span>&#8230;.</p>
<p>Nama bagi sebagian orang lain adalah doa dan harapan. Semoga dengan arti makna celesta yang saya sampaikan, semakin membuat kita semakin<span style="font-style:italic;"> feeling at home</span> dan suasana di Celesta penuh dengan kedamaian bak di surga. Amin</p>
<p>Salam</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/segokoecing.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/segokoecing.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/segokoecing.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/segokoecing.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/segokoecing.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/segokoecing.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/segokoecing.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/segokoecing.wordpress.com/151/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/segokoecing.wordpress.com/151/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/segokoecing.wordpress.com/151/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=segokoecing.wordpress.com&blog=1755118&post=151&subd=segokoecing&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://segokoecing.wordpress.com/2008/11/12/celesta-sebuah-makna/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b7ee8e7e70a2049b02e964d6dd829f33?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">segokoecing</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mail.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/tsmileys2/04.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Beralihbahasa Bersama Google</title>
		<link>http://segokoecing.wordpress.com/2008/10/22/beralihbahasa-bersama-google/</link>
		<comments>http://segokoecing.wordpress.com/2008/10/22/beralihbahasa-bersama-google/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2008 09:25:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>segokoecing</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[English]]></category>
		<category><![CDATA[technology]]></category>
		<category><![CDATA[google translate]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://segokoecing.wordpress.com/?p=147</guid>
		<description><![CDATA[Berselancar di dunia maya  mutlak membutuhkan kemampuan Bahasa Inggris yang memadai. Banyaknya situs berbahasa Inggris menjadikan pengguna internet yang tidak mahir berbahasa Inggris perlu extra keras dalam memahami isi situs tersebut. Pada tahap ini mungkin banyak pengguna internet menyesali diri mengapa dulu waktu sekolah tidak mau bersahabat dengan pelajaran Bahasa Inggris&#8230;.(Bukan menuduh lho&#8230;)
Tapi permasalahan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=segokoecing.wordpress.com&blog=1755118&post=147&subd=segokoecing&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Berselancar di dunia maya  mutlak membutuhkan kemampuan Bahasa Inggris yang memadai. Banyaknya situs berbahasa Inggris menjadikan pengguna internet yang tidak mahir berbahasa Inggris perlu extra keras dalam memahami isi situs tersebut. Pada tahap ini mungkin banyak pengguna internet menyesali diri mengapa dulu waktu sekolah tidak mau bersahabat dengan pelajaran Bahasa Inggris&#8230;.(Bukan menuduh lho&#8230;)</p>
<p>Tapi permasalahan itu tampaknya akan segera berakhir. Belum lama ini, Google (dengan baik hati) telah menyediakan diri untuk menampung permasalahan terkait penerjemahan dalam berbagai bahasa di dunia. Setidaknya ada sekitar 33 bahasa yang bisa saling dialihbahasakan.</p>
<p><a href="http://translate.google.com/translate_t#">Google Translate</a> dalam menjalankan misinya menyediakan 2 layanan yaitu terjemahan yang bisa Anda ketikkan pada kolom <em>Original Text</em> dan terjemahan untuk sebuah situs, Anda tinggal memasukkan alamat situs ke dalam kolom yang telah disediakan. Anda tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan hasil terjemahannya. </p>
<p>Akurasi? Memang yang menjadi andalan fasilitas ini tampaknya bukan akurasi. Setidaknya untuk saat ini. Perbendaharaan kata yang masih terbatas serta terlalu terbatasnya konteks penggunaan kata menjadi kendala utama. Pemahaman terhadap tata bahasa Bahasa Indonesia juga dirasa kurang, sehingga ketika saya coba menuliskan kalimat yang komplek, hasilnya tidak memuaskan.</p>
<p>Namun tampaknya Anda bisa berkontribusi untuk menyumbang saran kata yang sesuai dengan mengklik ikon <em>suggest a better translation</em>. </p>
<p>Bagaimanapun, Google sudah mau berniat memebrikan fasilitas yang akan banyak membantu para surfer dalam beralihbahasa. <em>Nah</em>, namun dengan adanya fasilitas ini, jangan menjadi (tambah) malas belajar Bahasa Inggris <em>lho</em> ya&#8230;.He..he&#8230;</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/segokoecing.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/segokoecing.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/segokoecing.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/segokoecing.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/segokoecing.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/segokoecing.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/segokoecing.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/segokoecing.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/segokoecing.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/segokoecing.wordpress.com/147/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=segokoecing.wordpress.com&blog=1755118&post=147&subd=segokoecing&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://segokoecing.wordpress.com/2008/10/22/beralihbahasa-bersama-google/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b7ee8e7e70a2049b02e964d6dd829f33?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">segokoecing</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tergencet di Gaya Baru Malam</title>
		<link>http://segokoecing.wordpress.com/2008/10/06/tergencet-di-gaya-baru-malam/</link>
		<comments>http://segokoecing.wordpress.com/2008/10/06/tergencet-di-gaya-baru-malam/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Oct 2008 08:33:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>segokoecing</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[kereta api]]></category>
		<category><![CDATA[Mudik]]></category>
		<category><![CDATA[PT KAI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://segokoecing.wordpress.com/?p=142</guid>
		<description><![CDATA[Gaya Baru Malam? Anda mungkin mengenal salah satu nama kereta ekonomi tujuan akhir Surabaya (Pasar Turi?) dari Pasar Senen ini. Tapi punya pengalaman naik kereta ini, saya tidak terlalu yakin.
Saya akhirnya (menyempatkan) pulang mudik tanggal 2 Oktober, pas Lebaran hari kedua. Saya berpikir penumpang kereta api pasti sudah tidak akan melumber lagi. Eh, saya kecele&#8230;.Semua [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=segokoecing.wordpress.com&blog=1755118&post=142&subd=segokoecing&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Gaya Baru Malam? Anda mungkin mengenal salah satu nama kereta ekonomi tujuan akhir Surabaya (Pasar Turi?) dari Pasar Senen ini. Tapi punya pengalaman naik kereta ini, saya tidak terlalu yakin.</p>
<p style="text-align:left;">Saya akhirnya (menyempatkan) pulang mudik tanggal 2 Oktober, pas Lebaran hari kedua. Saya berpikir penumpang kereta api pasti sudah tidak akan melumber lagi. <em>Eh</em>, saya kecele&#8230;.Semua tiket habis terjual dan yang tersisa tiket kereta api kelas ekonomi Gaya Baru Malam.</p>
<p>Perjalanan 12 jam di dalam kereta yang penuh sesak membuat saya bertekad untuk tidak akan menggunakan kereta ini lagi pada sisa hidup saya. Saya harus berdiri tanpa jeda sedikitpun untuk bergerak, bahkan  ke toilet sekalipun.  Penumpang yang lain berdiri tidak sedikit, yang duduk mengglongsor tanpa tiket pun tidak kalah banyaknya.</p>
<p>Setiap stasiun (kecil pun) berhenti dan mengangkut tambahan penumpang, tanpa memperdulikan jumlah penumpang yang telah ada di dalam gerbong yang sudah tergenjet bak ikan teri. Dari satu dua penumpang mereka menginformasikan kalau tiket terus dijual tanpa memperdulikan kapasitas gerbong. Tidak sedikit orang tua yang menggendong anaknya yang masih berumur bulanan, ikut berdesakan dan bermodalkan semangat <em>yang-penting-mudik</em>. Emosi para penumpang meninggi setiap kali berbenturan dengan kepentingan para calon penumpang yang mencoba merangsek untuk naik gerbong. Para petugas  tidak berdaya seakan memaklumi kepentingan kedua belah pihak yang tidak terakomodasi oleh perusahaan negara penyedia angkutan massal paling murah ini.</p>
<p>Kemanusiaan seperti terinjak-injak. Hak orang-orang ekonomi lemah untuk mendapatkan fasilitas transportasi yang murah dan manusiawi (tidak perlu nyaman) terampas oleh kegagalan manajemen PT KAI.</p>
<p>Hajatan setahun sekali ini seperti tidak menyisakan cermin untuk sekedar memberi perbaikan untuk tahun depan. Setahun waktu yang cukup membuat segala sesuatunya lebih baik. Atau jalan pikiran mereka berkata&#8221;, <em>Ah</em> setahun sekali ini, namanya juga lebaran&#8230;.., Wajar <em>dong</em>&#8230;&#8221;.</p>
<p>Akhirnya, semua kekesalan teredam oleh jalan pikiran sederhana para penumpangnya sendiri&#8221;, Namanya juga murah, <em>mosok</em>, <em>mo</em> dapet yang <em>edhum iyub</em> Mas&#8230;.. Kita, rakyat kecil, <em>dah</em> biasa tergencet  di negeri ini&#8230;.namanya juga negara (mencoba) berkembang&#8221;.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/segokoecing.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/segokoecing.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/segokoecing.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/segokoecing.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/segokoecing.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/segokoecing.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/segokoecing.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/segokoecing.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/segokoecing.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/segokoecing.wordpress.com/142/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=segokoecing.wordpress.com&blog=1755118&post=142&subd=segokoecing&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://segokoecing.wordpress.com/2008/10/06/tergencet-di-gaya-baru-malam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b7ee8e7e70a2049b02e964d6dd829f33?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">segokoecing</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pulang ke Jawa</title>
		<link>http://segokoecing.wordpress.com/2008/10/06/pulang-ke-jawa/</link>
		<comments>http://segokoecing.wordpress.com/2008/10/06/pulang-ke-jawa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Oct 2008 05:44:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>segokoecing</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa]]></category>
		<category><![CDATA[Mudik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://segokoecing.wordpress.com/?p=140</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Anda berasal dari Jawa?&#8221;. Demikian kerap pertanyaan ditujukan ke saya, terkait dengan asal tempat saya dilahirkan. Awalnya agak aneh bagi saya, apalagi saya tinggal di Jakarta yang masih berada di  Pulau Jawa.
Kata &#8220;Jawa&#8221; tentu kemudian dipahami tidak untuk diterjemahakan sebagai Pulau Jawa (Java &#8211; English), tetapi cenderung diartikan sebagai sebutan untuk wilayah Jawa Tengah, Daerah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=segokoecing.wordpress.com&blog=1755118&post=140&subd=segokoecing&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>&#8220;Anda berasal dari Jawa?&#8221;. Demikian kerap pertanyaan ditujukan ke saya, terkait dengan asal tempat saya dilahirkan. Awalnya agak aneh bagi saya, apalagi saya tinggal di Jakarta yang masih berada di  Pulau Jawa.</p>
<p>Kata &#8220;Jawa&#8221; tentu kemudian dipahami tidak untuk diterjemahakan sebagai Pulau Jawa (<em>Java &#8211; English</em>), tetapi cenderung diartikan sebagai sebutan untuk wilayah Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, atau Jawa Timur. Istilah ini populer digunakan untuk para perantau yang tinggal di Jakarta.</p>
<p>Kata&#8221;Jawa&#8221; mengalami penyempitan makna ditinjau dari kaitannya secara geografis. Secara geografis, wilayah yang diempunya kata Jawa ini tentu meliputi seluruh wilayah yang ada di Pulau Jawa. Namun kata ini lebih cenderung bermakna kesukuan. Orang &#8211; orang yang tinggal/berasal dari luar wilayah-wilayah yang saya sebut di atas, walaupun tinggal di Pulau Jawa, tidak berhak menyandang gelar Orang Jawa. Mereka adalah yang berasal dari suku Sunda, Betawi, dan Madura.</p>
<p>Namun tentu lain cerita kalau mereka pergi ke pulau-pulau di luar Jawa. Mereka masih memperoleh &#8220;hak pakai&#8221; nama Orang Jawa, karena tentu cakupannya menjadi lebih luas. Dalam sejarah perjuangan bangsa, tepatnya tahun 1915, Orang Jawa dibahasakan sebagai <em>Jong Java</em> &#8211; Pemuda Jawa. Hanya memang para pemuda Betawi menyebut diri mereka sebagai Pemuda Kaum Betawi.</p>
<p>Anehnya kata jawa yang bermakna kesukuan ini tidak diikuti oleh orang-orang dari Sumatra Barat yang bersuku Batak. Mereka yang berasal dari wilayah ini, tidak akan ditanya,&#8221;Kapan pulang ke Batak, Bang?&#8217;. Yang lebih kerap dilontarkan adalah &#8220;, Kapan pulang ke Medan, Bang?&#8221;.</p>
<p>Baik, jadi Lebaran kemarin Anda mudik kemana? Ke Jawa, ke Medan atau Sukabumi?</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/segokoecing.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/segokoecing.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/segokoecing.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/segokoecing.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/segokoecing.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/segokoecing.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/segokoecing.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/segokoecing.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/segokoecing.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/segokoecing.wordpress.com/140/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=segokoecing.wordpress.com&blog=1755118&post=140&subd=segokoecing&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://segokoecing.wordpress.com/2008/10/06/pulang-ke-jawa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b7ee8e7e70a2049b02e964d6dd829f33?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">segokoecing</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hari Menjelang Libur Lebaran</title>
		<link>http://segokoecing.wordpress.com/2008/09/26/hari-menjelang-libur-lebaran/</link>
		<comments>http://segokoecing.wordpress.com/2008/09/26/hari-menjelang-libur-lebaran/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2008 08:53:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>segokoecing</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dari Hati]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Gunungkidul]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Libur]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://segokoecing.wordpress.com/?p=137</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini adalah hari terakhir saya masuk kerja. Seminggu ke depan, saya libur lebaran. Lumayan lama liburan ini. Tapi saya sudah merancang banyak hal yang ingin saya lakukan baik yang akan dilakukan sendiri maunpun dengan keluarga tercinta.
 
Lebaran ini saya merencanakan untuk mudik. Kalo tidak ada perubahan, tanggal 31 malam saya berangkat dari Jakarta menuju Yogyakarta, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=segokoecing.wordpress.com&blog=1755118&post=137&subd=segokoecing&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Hari ini adalah hari terakhir saya masuk kerja. Seminggu ke depan, saya libur lebaran. Lumayan lama liburan ini. Tapi saya sudah merancang banyak hal yang ingin saya lakukan baik yang akan dilakukan sendiri maunpun dengan keluarga tercinta.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Lebaran ini saya merencanakan untuk mudik. Kalo tidak ada perubahan, tanggal 31 malam saya berangkat dari Jakarta menuju Yogyakarta, tepatnya ke Gunungkidul. Tidak sepenuhnya sekedar merayakan lebaran di kampung <em>sich</em>, cuma memang saat ini nenek saya sedang sakit dan tentu kebahagiaan terbesar orang tua adalah ditunggu<em>’in</em> oleh anak cucu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Rencananya tidak lama di kampung, jadi masih ada waktu luang yang bisa saya gunakan untuk bersilahturahmi dengan tetangga dan juga saudara-saudara yang kebetulan tidak mudik tahun ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kemungkinan besar, blog ini pun tidak bisa terisi. Karena biasanya menggunakan akses internet dari tempat kerja, untuk pergi ke warnet, rasanya jarang mendapatkan warnet yang buka di saat suasana lebaran. Kecuali laptop bisa bebas dari virus yang menggila, jadi bisa menggunakan modem IM2 (belum digunakan sama sekali sejak dibeli 1 bulan yang lalu).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Ok, pasti Anda pun sudah merencanakan banyak hal untuk menyambut liburan dan hari raya Idul Fitri ini. Bagi yang mudik, hati-hati di jalan. Bagi yang masih tinggal di Jakarta, selamat menikmati lengangnya jalanan kota metropiltan tercinta ini. (Berbahagialah…Jarang <em>lho</em> suasana seperti itu….)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Akhirnya, saya mengucapkan selamat Idul Fitri<span>  </span>1429 H, maaf lahir batin…..</span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/segokoecing.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/segokoecing.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/segokoecing.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/segokoecing.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/segokoecing.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/segokoecing.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/segokoecing.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/segokoecing.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/segokoecing.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/segokoecing.wordpress.com/137/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=segokoecing.wordpress.com&blog=1755118&post=137&subd=segokoecing&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://segokoecing.wordpress.com/2008/09/26/hari-menjelang-libur-lebaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b7ee8e7e70a2049b02e964d6dd829f33?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">segokoecing</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sedekah untuk Gepeng</title>
		<link>http://segokoecing.wordpress.com/2008/09/25/sedekah-untuk-gepeng/</link>
		<comments>http://segokoecing.wordpress.com/2008/09/25/sedekah-untuk-gepeng/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Sep 2008 03:12:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>segokoecing</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dari Hati]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[gepeng]]></category>
		<category><![CDATA[ibukota]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://segokoecing.wordpress.com/?p=133</guid>
		<description><![CDATA[Berbuat baik untuk orang lain itu harus. Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk itu. Salah stunya memberi sedekah bagi oarng yang tidak mampu, seperti fakir miskin, anak-anak terlantar, atau dikenal dengan gepeng. Namun bagaimana dengan wacana berikut?
Di Jakarta, tampaknya para pengemis, gelandangan,  tidak akan pernah hilang. Dari hari ke hari, mereka masih saja tampak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=segokoecing.wordpress.com&blog=1755118&post=133&subd=segokoecing&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Berbuat baik untuk orang lain itu harus. Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk itu. Salah stunya memberi sedekah bagi oarng yang tidak mampu, seperti fakir miskin, anak-anak terlantar, atau dikenal dengan <em>gepeng</em>. Namun bagaimana dengan wacana berikut?</p>
<p>Di Jakarta, tampaknya para pengemis, gelandangan,  tidak akan pernah hilang. Dari hari ke hari, mereka masih saja tampak berkeliaran di jalanan. Berbagai cara untuk mengusir keberadaan mereka seolah tidak mampu mengusir mereka. Bahkan Perda DKI yang menegaskan akan memberi sanksi kepada siapapun yang memberi &#8220;recehan&#8221; kepada mereka. Karena ditengarai kebertahanan mereka terkait dengan adanya <em>supply chain</em> oleh pengguna jalanan.</p>
<p>Tampaknya, permasalahan ini ditanggapi beragam oleh masyarakat. Bagaimana menurut Anda? Apakah memberi sedekah kepada fakir miskin di jalanan adalah hal yang masih patut dilakukan atau tidak? Apakah masalah ini hanya sampai pada tataran hati nurani masing-masing?</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/segokoecing.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/segokoecing.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/segokoecing.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/segokoecing.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/segokoecing.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/segokoecing.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/segokoecing.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/segokoecing.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/segokoecing.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/segokoecing.wordpress.com/133/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=segokoecing.wordpress.com&blog=1755118&post=133&subd=segokoecing&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://segokoecing.wordpress.com/2008/09/25/sedekah-untuk-gepeng/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b7ee8e7e70a2049b02e964d6dd829f33?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">segokoecing</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Warnai Hari-harimu&#8230;</title>
		<link>http://segokoecing.wordpress.com/2008/09/24/warna-hari/</link>
		<comments>http://segokoecing.wordpress.com/2008/09/24/warna-hari/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Sep 2008 03:10:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>segokoecing</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[hari]]></category>
		<category><![CDATA[warnahari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://segokoecing.wordpress.com/?p=128</guid>
		<description><![CDATA[Judul di atas, saya ambil dari sebuah iklan rokok. Mewarnai hari? Bagi saya, hari adalah sama. Ia merupakan rentang waktu selama 24 jam, dan demi kemudahan pembedaan antara rentang satu dengan yang lain, maka diberikanlah nama untuk masing-masing rentang tersebut. Jadilah Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu dan Minggu.
Selain nama, tiap rentang waktu mempunyai &#8220;warna&#8221; [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=segokoecing.wordpress.com&blog=1755118&post=128&subd=segokoecing&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Judul di atas, saya ambil dari sebuah iklan rokok. Mewarnai hari? Bagi saya, hari adalah sama. Ia merupakan rentang waktu selama 24 jam, dan demi kemudahan pembedaan antara rentang satu dengan yang lain, maka diberikanlah nama untuk masing-masing rentang tersebut. Jadilah Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu dan Minggu.</p>
<p>Selain nama, tiap rentang waktu mempunyai &#8220;warna&#8221; dengan berbagai aktifitas ataupun hal-hal lain yang terjadi pada rentang waktu itu. &#8220;Warna&#8221; hari Senin tentu berbeda dengan hari Sabtu atau Minggu.  Senin yang mempunyai kecenderungan adanya kesibukan awal minggu sehingga  terciptalah ungkapan&#8217;, <em>I hate Monday</em>&#8220;. Secara sederhana, ketika saat masih di bangku sekolah, saya tidak suka hari Senin karena harus berangkat lebih pagi karena ada upacara bendera, PR yang belum sempat dikerjakan dan harus berseragam lengkap. Selain itu juga, di hari Senin, saya masih mengalami &#8220;<em>after-holiday syndrome</em>&#8220;&#8230;..<em>bawaannya males</em>&#8230;.</p>
<p>Pasti setiap orang mempunyai &#8220;warna&#8221; tersendiri untuk setiap hari yang dilaluinya. Itu seiring dengan tingkat kesibukan, rutinitas, pengalaman pribadi dan lain sebagainya. Maka, setiap orang mempunyai perspektif yang berbeda terhadap hari tertentu. Orang-orang yang ada dalam suatu komunitas mempunyai perpektif yang cenderung sama terhadap suatu hari. Mereka mempunyai kecenderungan rutinitas, dan kegiatan yang sama setiap harinya.</p>
<p>Tergelitik sebuah gambar di kaos yang kebetulan sedang dipakai pengendara motor di depan saya, saat macet, yang berbunyi,&#8221;<em>In Bali. everyday is holiday&#8221;.</em> Pesan yang ingin disampaikan bahwa Pulau Dewata itu tempatnya orang berlibur dan tamasya. Bagaimana orang yang di Bali dan kerja di perusaahan dan mempunyai kesibukan yang luar biasa, sampai-sampai tidak sempat liburan? Tidak perlu jawaban memang&#8230;.</p>
<p>Lalu, bagaimana Anda mewarnai hari ini? Selamat bekerja&#8230;.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/segokoecing.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/segokoecing.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/segokoecing.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/segokoecing.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/segokoecing.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/segokoecing.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/segokoecing.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/segokoecing.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/segokoecing.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/segokoecing.wordpress.com/128/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=segokoecing.wordpress.com&blog=1755118&post=128&subd=segokoecing&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://segokoecing.wordpress.com/2008/09/24/warna-hari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b7ee8e7e70a2049b02e964d6dd829f33?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">segokoecing</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>One Year of Blogging</title>
		<link>http://segokoecing.wordpress.com/2008/09/22/one-year-of-blogging/</link>
		<comments>http://segokoecing.wordpress.com/2008/09/22/one-year-of-blogging/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2008 07:44:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>segokoecing</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[1st year]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://segokoecing.wordpress.com/?p=121</guid>
		<description><![CDATA[Melewati 1 tahun bagi blogger dalam mengelola blognya  bagi sebagian blogger mungkin sangat berarti karena menunjukkan konsistensi, keuletan dan juga kesabaran dalam mengelola blog. Sesuatu yang patut untuk dibanggakan. Tidak terkecuali saya.
Saya pun nge-blog sudah saya jalani selama satu tahun. Tepatnya  tanggal 25 September 2007, saya memulai mengelola Segokoecing ini dengan postingan pertama saya berjudul &#8220;&#8221;Medali [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=segokoecing.wordpress.com&blog=1755118&post=121&subd=segokoecing&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Melewati 1 tahun bagi<em> blogger</em> dalam mengelola blognya  bagi sebagian blogger mungkin sangat berarti karena menunjukkan konsistensi, keuletan dan juga kesabaran dalam mengelola blog. Sesuatu yang patut untuk dibanggakan. Tidak terkecuali saya.</p>
<p>Saya pun <em>nge-</em>blog sudah saya jalani selama satu tahun. Tepatnya  tanggal 25 September 2007, saya memulai mengelola Segokoecing ini dengan postingan pertama saya berjudul <a href="http://segokoecing.wordpress.com/2007/09/25/medali-emas-untuk-indonesia/" target="_blank">&#8220;&#8221;Medali Emas&#8221; untuk Indonesia&#8221;</a>.. Saya memang sudah cukup bangga bisa bertahan selama setahun. namun alasan yang  saya kemukakan bukan lantaran saya konsisten serta ulet dalam mengelola blog ini. Kalau Anda <em>surfing</em> di blog ini, tidak terlalu banya postingan yang saya <em>publish</em>. Postingan-postingan ini baru gencar belakangan ini saja. Dengan rentang 1 tahun, postingan yang di<em>publish</em> baru 33 (termasuk postingan ini). Ini sama artinya rata-rata saya menulis 1,5 postingan dalam satu bulan&#8230;.Ah, cukup ering sekali memang&#8230;Belum lagi dilihat dari per click yang tampak, terlihat betapa masih minimnya saya melakukan <em>blog marketing</em>.</p>
<p>Bagaimanapun<em>, nge-</em>blog bagi saya adalah untuk menjaga kesegaran pikiran, agar tetap aktif, kritis dan <em>up to date.</em> Setidaknya dengan masih bertahan di sini, saya begitu banyak mendapatkan banyak inspirasi dari teman-teman blogger lain. Semoga momen emosional ini bisa jadi inspirasi yang lebih buat saya untuk lebih semangat lagi buat <em>nge-</em>blog&#8230;.</p>
<p>Salam</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/segokoecing.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/segokoecing.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/segokoecing.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/segokoecing.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/segokoecing.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/segokoecing.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/segokoecing.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/segokoecing.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/segokoecing.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/segokoecing.wordpress.com/121/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=segokoecing.wordpress.com&blog=1755118&post=121&subd=segokoecing&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://segokoecing.wordpress.com/2008/09/22/one-year-of-blogging/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b7ee8e7e70a2049b02e964d6dd829f33?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">segokoecing</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>