(Berkah) DPT yang Kacau

April 15, 2009

Maksud hati pengin golput. Golput bukan suatu pilihan karena alasan ideologis, tapi lebih karena tidak terdaftar di DPT (di daerah domisili KTP saya dibuat). Ditambah malas nyontreng juga mungkin, karena begitu tahu nama tak ada di DPT, jadi punya alasan (kuat) untuk tidak nyontreng. Saya pikir, kalo toh tidak terdaftar di pemilu legislatif tidak apa apa, asal nanti saat pilpres, harus sudah terdaftar. Bagi saya pilpres sudah jelas figur-figurnya. Tidak seperti caleg-caleg yang mempunyai (katanya)visi dan misi yang seragam dan penuh janji-janji yang menggelikan.

Suatu hari, semingguan menjelang penyontrengan, datanglah seorang petugas (kebetulan ia adalah satpam di cluster, tempat saya tinggal) membawa suarat undangan dari kelurahan untuk ikut penyontrengan. Aneh sekali pikir saya, karena saya belum punya KTP di tempat saya tinggal (saya masih menggunakan KTP yang lama dari tempat saya kontrak dulu).Saya memang belum urus pemindahan KTP karena saya baru pindah, belum genap 1 tahun. Lha kok tiba – tiba nama saya (dan istri) saya dapat undangan penyontrengan.

Sampai saat ini saya tidak mendapat pencerahan sama sekali tentang masalah ini. Tapi paling tidak dengan kacaunya DPT tersebut, saya jadi punya hak pilih.Jangan sampai pilpres besok, saya justru tidak ada di DPT.